Q n AKesehatan

Apa saja beberapa gaya hidup anak muda yang sebenarnya kurang bermanfaat?

Sebelumnya saya masih termasuk muda berada dikisaran umur 24–25, jadi argumen saya berdasarkan pengalaman sebagai anak muda dan bukanlah orang tua yang suka menggerutu “anak jaman sekarang kerjanya foya foya” dsb.

  • Membeli barang branded yang harganya jutaan untuk dipamerkan

Jika anda memang memiliki uang dan bisa membiayainya silahkan tapi jika uang anda tidak banyak dan memaksa membelinya hanya untuk terlihat “hyperbeast” anda adalah orang bodoh. Saya memiliki teman ketika dia gajian dia akan membeli barang yang cukup “mewah”dengan harga kisaran 1jt hingga 7jt, namun itu hanua untuk barang seperti jam tangan, outfit dan sepatu. Saya pernah suatu ketika ke kamar kosnya dia menempatkan kardus sepatunya di luar dan saya pun bertanya untuk basa basi berapa harga sepatunya, dia menjawab 3 juta. Lalu diapun pernah menbeli sebuah jam tangan baru seharga lebih dari 2 juta. Bukannya saya iri, saya bisa membeli barang itu lebih dari 10 tapi untuk apa?

Dan menyebalkannya adalah dia akan mengeluh ketika tanggal tua sudah datang dengan bicara seperti ” aduh kok gaji gue kayanya sedikit banget ya? Gaenaknya gini nih jadi karyawan di posisi “A” gajinya sedikit”. Pada kalau dihitung gaji dia sangat cukup bahkan sedikit lebih.

  • Traveling ke banyak tempat, tanpa menghitung budget.

Traveling itu sangat bagus untuk refreshing dan pengalaman tapi jika pulangnya anda makan dikosan hanya dengan nasi dan garam, buat apa?

  • Meremehkan orang lain hanya karena pakaiannya tidak “beken” atau terlihat “borju”

Saya pernah berdandan dengan celana pendek dan baju agak robek ke Indomaret dekat rumah untuk membeli snack, saat mengantri saya dengar tawa cengingisan di belakang saya, lalu tanpa berdosa mengambil antrian saya secara sengaja dan tertawa. Saya lalu mengambil alat kontrasepsi size paling kecil dan melemparkannya ke muka orang tersebut sambil berkata ke kasirnya, “itu saya yang bayar, kasih aja ke kedua mas mas itu”. Lalu mengajak saya berkelahi diluar, saat diluar kebetulan kenal dengan tukang parkirnya lalu tukang parkir tersebut bertanya “ada apa bang?” Dan kedua mas mas itu terlihat mengalah dan pergi sambil mengancam saya dengan “Gue punya kenalan polisi, gue cari kau!”

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button